Istikamah dalam Silaturahmi dan Dakwah, PAC Muslimat NU Buayan Gelar Rutinan Dwiwulanan di Desa Jogomulyo
Istikamah dalam Silaturahmi dan Dakwah, PAC Muslimat NU Buayan Gelar Rutinan Dwiwulanan di Desa Jogomulyo
BUAYAN – Minggu (1/11) PAC Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Buayan menyelenggarakan kegiatan Rutinan Dwiwulanan bertempat di SDN 2 Jogomulyo. Kegiatan keagamaan secara rutin menjadi salah satu sarana penting untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan keimanan, serta memperkuat kebersamaan antaranggota organisasi keagamaan. Selain sebagai wadah menambah ilmu dan wawasan keislaman, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menjaga kekompakan dan memperkuat peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan diikuti oleh Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Buayan beserta jajaran pengurus, para Ketua Ranting Muslimat NU se-Kecamatan Buayan, serta keluarga besar Nahdlatul Ulama dari berbagai badan otonom di antaranya Fatayat NU, IPPNU, GP Ansor, dan Satkoryon Banser. Hadir pula Kepala KUA Kecamatan Buayan, Ketua MWCNU Kecamatan Buayan, Kepala Desa Jogomulyo beserta perangkat desa, serta unsur masyarakat lainnya. Camat Buayan dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kasi Pelum Kesos Kecamatan Buayan, Embriyowati Catiyas, S.Tr.Keb., S.KM., Bdn., M.M.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dan selawat Nabi. Suasana khidmat semakin terasa dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon yang diikuti seluruh peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari panitia penyelenggara, Kepala Desa Jogomulyo, perwakilan Camat Buayan, serta Ketua MWCNU Kecamatan Buayan.
Kegiatan semakin semarak dengan penampilan paduan suara dan grup hadroh dari Desa Jogomulyo yang turut memeriahkan jalannya acara. Memasuki acara inti, peserta mengikuti pengajian dan tausiyah yang disampaikan oleh KH. Anwar. Melalui pengajian tersebut, jamaah diajak untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan rutinan dwiwulanan ini diharapkan dapat terus menjadi wadah silaturahmi dan konsolidasi organisasi Muslimat NU di tingkat kecamatan hingga ranting. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kebersamaan keluarga besar Nahdlatul Ulama dalam menjaga tradisi keagamaan, memperkuat persaudaraan, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
