Dari Ibu Hamil hingga Pencegahan TBC, Lokakarya Mini Linsek Buayan Bahas Isu Kesehatan Strategis
Dari Ibu Hamil hingga Pencegahan TBC, Lokakarya Mini Linsek Buayan Bahas Isu Kesehatan Strategis
BUAYAN — Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Buayan terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Hal tersebut dilaksanakan dalam Lokakarya Mini Lintas Sektoral (Linsek) Triwulan III Kecamatan Buayan yang dilaksanakan pada Selasa (29/9) bertempat di Puskesmas Buayan.
Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi antara Kecamatan, Puskesmas, Pemerintah Desa, KUA, PLKB, serta unsur terkait lainnya untuk mengevaluasi kondisi kesehatan masyarakat sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut terhadap berbagai persoalan kesehatan di wilayah Kecamatan Buayan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Puskesmas Buayan, Koordinator Lapangan PLKB Buayan, Kepala KUA Kecamatan Buayan yang diwakili Miftahul Anwar, seluruh kepala desa se-Kecamatan Buayan, serta unsur lintas sektor lainnya. Sementara itu, Camat Buayan diwakili oleh Kasi Pelayanan Umum dan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Buayan.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk mencermati pemaparan kondisi kesehatan masyarakat yang disampaikan Kepala Puskesmas Buayan, termasuk berbagai permasalahan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut bersama. Salah satu perhatian utama adalah adanya kasus kematian ibu melahirkan di Desa Banyumudal. Kondisi tersebut menjadi evaluasi sekaligus pengingat pentingnya pemantauan ibu hamil secara menyeluruh sejak masa kehamilan hingga persalinan. Disampaikan bahwa ibu hamil merupakan tanggung jawab bersama, baik yang merupakan warga asli maupun warga yang berdomisili di wilayah Kecamatan Buayan. Kader kesehatan, Pemerintah Desa, serta bidan memiliki peran penting dalam memastikan ibu hamil, khususnya yang memiliki risiko tinggi, mendapatkan pendampingan dan pemeriksaan secara rutin. Setiap desa juga diharapkan memiliki data ibu hamil yang akurat dan selalu diperbarui sehingga keberadaan serta kondisi ibu hamil dapat dipantau sejak dini. Pemerintah Desa diharapkan terus memberikan informasi dan berkoordinasi dengan Puskesmas agar pelayanan kesehatan dapat diberikan secara tepat sasaran.
Dalam pemantauan kesehatan masyarakat, Desa Tugu tercatat memiliki kasus stunting tertinggi, sedangkan Desa Jatiroto menjadi desa dengan kunjungan Posyandu terendah. Desa Jatiroto juga mendapatkan bantuan pembangunan gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) dari Kementerian Kesehatan. Untuk pelayanan Posyandu Lansia, Desa Buayan tercatat memiliki capaian tertinggi, sementara Desa Jatiroto menjadi yang terendah.
Pada pelayanan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Desa Sikayu tercatat memiliki jumlah pelayanan terbanyak. Para pendamping diharapkan dapat memastikan pasien memperoleh pendampingan secara berkelanjutan, termasuk memastikan konsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Sementara itu, penyakit yang paling banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Buayan adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Untuk kasus malaria, ditemukan di wilayah Buayan dan Jogomulyo dengan riwayat berasal dari luar Jawa, termasuk Papua. Selain itu, penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) tersebar di sejumlah desa. Saat ini tercatat 35 pasien TBC sedang menjalani pengobatan di Puskesmas Buayan.
Melalui Lokakarya Mini Linsek Triwulan III ini, seluruh unsur terkait kembali menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan kesehatan dan sosial di Kecamatan Buayan. Kesehatan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Puskesmas, tetapi membutuhkan keterlibatan Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, KUA, PLKB, kader, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga. Dengan koordinasi yang kuat, berbagai upaya mulai dari pemantauan ibu hamil, pencegahan stunting, pengendalian penyakit, pendampingan keluarga, hingga pembinaan generasi muda diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Lokakarya ini diharapkan tidak berhenti pada forum evaluasi dan penyampaian informasi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah nyata di masing-masing desa, sehingga terwujud masyarakat Kecamatan Buayan yang semakin sehat, aman, dan sejahtera.
