Tradisi Syukur: Slametan Desa Sikayu, Camat Buayan Ajak Warga Sikayu Rawat Kerukunan dan Gotong Royong
Tradisi Syukur: Slametan Desa Sikayu, Camat Buayan Ajak Warga Sikayu Rawat Kerukunan dan Gotong Royong
BUAYAN - Sabtu (19/9) Pemerintah Desa Sikayu menggelar Selamatan Desa bertempat di Balai Desa Sikayu. Selamatan Desa merupakan tradisi masyarakat yang dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat, keselamatan, kesehatan, serta keberlangsungan kehidupan masyarakat Desa Sikayu. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara Pemerintah Desa dengan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan in Perwakilan dari Yonif TP 440/SJS, Camat Buayan, Polsek Buayan, Koramil 20 Buayan, Kepala Desa tetangga/terdekat, BPD Desa tetangga/terdekat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta unsur Masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Buayan Nur Wahyudi, S.H menyampaikan bahwa kegiatan Selamatan Desa bukan sekedar tradisi, tetapi juga menjadi sarana untuk bersama-sama mensyukuri berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
Lebih lanjut, Camat Buayan juga menyampaikan pesan kepada masyarakat berkaitan dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2027. Masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik dan menjaga suasana yang aman, tertib, serta kondusif menjelang pelaksanaan Pilkades. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diharapkan tetap menjaga persatuan dan kerukunan serta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memutus tali silaturahmi.
Rangkaian kegiatan Selamatan Desa Sikayu kemudian dilanjutkan dengan hiburan Tayub yang mendapat antusiasme dari masyarakat. Pertunjukan Tayub menjadi salah satu hiburan tradisional yang turut memeriahkan kegiatan sekaligus menjadi bagian dari pelestarian budaya dan tradisi masyarakat setempat.
Melalui kegiatan Selamatan Desa ini, masyarakat Desa Sikayu diharapkan semakin memperkuat rasa syukur, gotong royong, persatuan, dan kepedulian terhadap lingkungan serta terus menjaga suasana yang aman dan harmonis menjelang berbagai agenda pemerintahan desa, termasuk Pilkades tahun 2027.
